Bappeda.bojonegorokab.go.id – Upaya mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat terus dilakukan melalui pendekatan yang lebih praktis dan adaptif. Salah satunya melalui layanan Jemput Bola Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang hadir di lingkungan kerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Bojonegoro pada Rabu, 16 September 2026.
Layanan tersebut memberikan kemudahan bagi aparatur untuk melakukan aktivasi IKD secara langsung di tempat kerja, tanpa harus datang ke lokasi pelayanan administrasi kependudukan. Dengan pendekatan jemput bola, proses aktivasi menjadi lebih dekat, praktis, dan efisien karena pelayanan hadir mengikuti kebutuhan penggunanya.
Identitas Kependudukan Digital merupakan bagian dari transformasi administrasi kependudukan menuju layanan yang semakin terdigitalisasi. Kehadiran IKD tidak hanya menghadirkan dokumen kependudukan dalam bentuk digital, tetapi juga menjadi salah satu langkah untuk membangun ekosistem pelayanan publik yang lebih mudah diakses dan selaras dengan perkembangan teknologi.
Pelaksanaan layanan di BAPPEDA Kabupaten Bojonegoro juga menunjukkan bahwa transformasi digital tidak selalu harus dimulai dari langkah yang kompleks. Satu aktivasi, satu perangkat, dan satu kebiasaan baru dalam memanfaatkan layanan digital dapat menjadi bagian dari perubahan yang lebih besar dalam tata kelola pemerintahan.
Melalui layanan jemput bola ini, aparatur memperoleh kesempatan untuk mengenal sekaligus memanfaatkan layanan administrasi kependudukan berbasis digital secara langsung. Kehadiran pelayanan di lingkungan kerja juga mencerminkan upaya membangun budaya kerja yang semakin adaptif terhadap pemanfaatan teknologi.
Langkah sederhana tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin cepat, adaptif, efisien, dan berorientasi pada kemudahan pelayanan. Transformasi digital pada akhirnya bukan semata tentang memindahkan layanan ke dalam sistem elektronik, tetapi tentang bagaimana teknologi mampu membuat pelayanan terasa lebih dekat dan lebih mudah bagi penggunanya.
Dengan semakin terbiasanya aparatur memanfaatkan layanan digital, diharapkan proses transformasi pelayanan publik dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Bojonegoro.
|
|
|
|
|
Sangat Puas
86 % |
Puas
5 % |
Cukup Puas
0 % |
Tidak Puas
10 % |