Bappeda.bojonegorokab.go.id – Rangkaian kegiatan Validasi Aspiring UNESCO Global Geopark (UGGp) Geopark Bojonegoro telah terlaksana dengan baik pada 27 Juli hingga 1 Agustus 2026. Seluruh tahapan validasi berlangsung sesuai agenda sebagai bagian dari proses penilaian menuju pengakuan Geopark Bojonegoro sebagai bagian dari jaringan UNESCO Global Geopark (UGGp).
Kegiatan validasi diawali dengan seremoni pembukaan yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, kemudian dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke sejumlah geosite, biosite, dan culture site yang menjadi representasi kekayaan geologi, keanekaragaman hayati, serta warisan budaya Kabupaten Bojonegoro. Pada kesempatan tersebut, Tim Assessor melakukan observasi secara langsung terhadap kondisi kawasan, pengelolaan, interpretasi, pemberdayaan masyarakat, hingga implementasi konsep konservasi dan pembangunan berkelanjutan di setiap lokasi yang dikunjungi.
Selain kunjungan lapangan, rangkaian validasi juga mencakup bedah dosier (dossier review) yang menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dokumen usulan Geopark Bojonegoro. Melalui sesi ini, Tim Assessor memberikan berbagai masukan dan klarifikasi terhadap dokumen yang telah disusun guna memastikan kesesuaiannya dengan standar dan kriteria UNESCO.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi coaching clinic bersama Tim Assessor. Forum tersebut menjadi ruang diskusi yang konstruktif untuk menyampaikan hasil pengamatan selama proses validasi sekaligus memberikan rekomendasi strategis dalam memperkuat tata kelola kawasan geopark. Berbagai masukan yang diberikan diharapkan dapat menjadi dasar penyempurnaan pengelolaan Geopark Bojonegoro, baik dari aspek kelembagaan, konservasi, edukasi, pengembangan geowisata, maupun keterlibatan masyarakat.
Pelaksanaan validasi ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro beserta seluruh mitra dalam memperkuat komitmen terhadap pengelolaan geopark yang berkelanjutan sesuai dengan prinsip-prinsip UNESCO. Proses tersebut tidak hanya berfokus pada aspek geologi, tetapi juga mengintegrasikan pelestarian keanekaragaman hayati, perlindungan warisan budaya, pendidikan, penelitian, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Keberhasilan penyelenggaraan seluruh rangkaian validasi tidak terlepas dari kolaborasi dan sinergi berbagai pihak. Pemerintah daerah, akademisi, komunitas, pelaku usaha, media massa, serta masyarakat telah menunjukkan peran aktif dalam mendukung setiap tahapan kegiatan. Partisipasi tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan Geopark Bojonegoro merupakan tanggung jawab bersama yang mengedepankan semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, kontribusi, serta dedikasi selama proses validasi berlangsung. Setiap masukan yang diperoleh dari Tim Assessor akan menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan dalam memperkuat kualitas pengelolaan Geopark Bojonegoro agar semakin memenuhi standar internasional yang ditetapkan UNESCO.
Dengan selesainya rangkaian Validasi Aspiring UNESCO Global Geopark ini, diharapkan Geopark Bojonegoro semakin siap melangkah menuju pengakuan sebagai UNESCO Global Geopark. Lebih dari sekadar memperoleh pengakuan internasional, proses ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menjaga warisan bumi, melestarikan nilai-nilai budaya, melindungi keanekaragaman hayati, serta mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang berkelanjutan bagi generasi sekarang dan mendatang.
|
|
|
|
|
Sangat Puas
85 % |
Puas
5 % |
Cukup Puas
0 % |
Tidak Puas
10 % |